Memasuki perayaan natal 2020 di masa pandemi Corona

Surabaya 25 Oktober 2020, Masa pandemi Corona 2020 masih menghantui kita hingga saat ini, saya sekarang posisi berada di kota Surabaya. Beberapa waktu yang lalu Surabaya masih masuk ke dalam kategori zona merah, atau zona hitam kelam, karena info yang beredar demikian banyak yang terpapar virus covid 19 seperti yang dilaporkan oleh pemerintah kota Surabaya. tetapi kini berangsur-angsur kota Surabaya sudah mulai pulih kembali, dan perekonomian pun mulai bergeliat kembali. Andini Surabaya sudah memasuki ke dalam kategori zona hijau. Semoga bisa dipertahankan dan kedepannya kasus covid-19 benar-benar memasuki angka 0. Ini yang menjadi harapan Kita bersama.

Perayaan misa Natal 2020 di masa pandemi Corona

Sebentar lagi kita juga akan memasuki masa Natal. Masa yang ditunggu-tunggu oleh umat Kristiani di seluruh penjuru dunia. Pesta memperingati kelahiran sang juru Selamat umat manusia. Tentunya masa pandemi Corona ini akan juga berdampak kepada ada adanya perayaan misa Natal 2020. Tentunya semua protokol kesehatan pasti akan diterapkan. Terkait dengan pembatasan jumlah peserta misa. Dan aturan ketat yang diterapkan sesuai dengan protokol kesehatan penanganan virus covit 19. Mulai dari masker face Shield. Cuci tangan dan pemakaian hand sanitizer. Dan yang jelas penerapan aturan mengenai peserta misa nanti juga akan diatur pastinya. Kemungkinan besar dari total umat yang biasa mengikuti kebaktian Natal seperti di tahun-tahun sebelum masa pandemi, mungkin akan dibatasi hingga 50% saja yang diperbolehkan untuk mengikuti misa perayaan natal.

Dampak pandemi Corona 2020 pada saat memasuki masa Natal kali ini mungkin dampak juga akan dirasakan dalam bidang bisnis. Kalau sebelumnya mungkin tahun-tahun sebelum 2020, sebelum memasuki perayaan natal orang sudah berbondong-bondong untuk mengikuti tradisi berbelanja untuk kebutuhan masa Natal yang berdekatan dengan libur akhir tahun. Masa Natal 2020 dan pesta penutupan tahun 2020 untuk memasuki tahun 2021, mungkin akan sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, yang pasti dan yang jelas efek dari covid-19 kali ini sangat berdampak hampir di semua segi dan semua sendi kehidupan.

Untuk kehidupan kerohanian hampir semua umat beragama mengikuti anjuran dan protokol yang diberikan oleh pemerintah terkait dengan korona 2020, mengurangi jumlah kerumunan massa yang sangat berdampak dan sangat riskan makan penularan virus covid 19. Walaupun mungkin di akhir tahun 2020 ini ini kemungkinan besar sudah berkurang orang yang terpapar dari virus covid-19 ini.

Yang menjadi harapan kita bersama adalah semoga nanti menyambut perayaan natal 2020, Surabaya benar-benar siap menghadapinya. Tentunya protokol tetap akan diterapkan oleh pemerintah untuk menyambut perayaan yang sebentar lagi akan dilaksanakan serentak di seluruh dunia yakni perayaan natal 2020 dan berakhirnya tahun 2020 untuk memasuki tahun 2021.

Mungkin anda mempunyai pendapat tersendiri terkait perayaan natal tahun 2020 dan dan perayaan akhir tahun 2020 untuk memasuki tahun 2021, mari kita saling bertukar pikiran bertukar pendapat, untuk menemukan satu titik temu pikiran sebaiknya bagaimana kita menyikapi masa natal di masa pandemi Corona ini. Anda bisa membagikan pendapat anda dengan memberikan komentar di kolom komentar yang telah tersedia di bawah, semoga sumbangsi dan saran dari anda bisa berguna untuk kawan-kawan kita yang lain. Terima kasih ih Salam sehat salam sejahtera untuk kita semua. Tuhan memberkati.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*